DPD Partai Perindo Jakarta Barat telah mengambil langkah konkret dalam mewujudkan komitmennya terhadap penguatan ekonomi rakyat dengan meresmikan UMKM binaan pertamanya, "Soto Mie Bogor Mang Ipul". Acara peresmian yang berlangsung di Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Minggu, 8 Februari 2026, menandai dimulainya sebuah inisiatif ambisius yang diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan UMKM di seluruh wilayah ibu kota. Kehadiran Soto Mie Bogor Mang Ipul sebagai UMKM percontohan ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol nyata dari visi Partai Perindo untuk membangun fondasi ekonomi yang kokoh dari tingkat akar rumput, sebuah keyakinan bahwa kekuatan ekonomi negara berawal dari kemandirian ekonomi rakyatnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

UMKM Soto Mie Bogor Mang Ipul terpilih sebagai binaan pertama setelah melalui proses seleksi dan pendampingan awal yang dilakukan oleh tim DPD Partai Perindo Jakarta Barat. Pemilihan ini didasari potensi usaha kuliner yang kuat di tengah masyarakat urban Jakarta, serta semangat kewirausahaan yang ditunjukkan oleh pemiliknya, Mang Ipul. Dengan dukungan penuh dari Perindo, UMKM ini tidak hanya mendapatkan bantuan dalam bentuk modal awal, tetapi juga pendampingan manajemen, strategi pemasaran, hingga akses ke jaringan yang lebih luas. Program ini dirancang untuk memastikan bahwa Soto Mie Bogor Mang Ipul tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan menjadi inspirasi bagi UMKM lainnya di wilayah tersebut. Dukungan yang diberikan mencakup pelatihan tentang higienitas produk, standar pelayanan, hingga cara mengelola keuangan usaha agar lebih profesional dan berkelanjutan.

Hendi Chandra, Bendahara DPW Partai Perindo DKI Jakarta, dalam sambutannya menegaskan bahwa program pemberdayaan UMKM ini merupakan implementasi langsung dari visi dan misi partai. Ia mengutip arahan Ketua Umum Partai Perindo, Angela Tanoesoedibjo, yang secara konsisten menekankan pentingnya mendukung UMKM untuk rakyat kecil. "Sesuai dengan misi dan visi Perindo, Ketua Umum Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo sudah mengarahkan bahwa kita support UMKM untuk rakyat kecil. Dengan kokohnya ekonomi rakyat pasti ekonomi negara lebih baik," ujar Hendi dengan penuh keyakinan. Pernyataan ini bukan sekadar retorika politik, melainkan cerminan dari pemahaman mendalam partai terhadap peran krusial UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Ketika usaha mikro dan kecil tumbuh, daya beli masyarakat meningkat, lapangan kerja tercipta, dan perputaran ekonomi lokal menjadi lebih dinamis, yang pada gilirannya akan berkontribusi pada stabilitas dan pertumbuhan ekonomi makro Indonesia.

Lebih lanjut, Hendi Chandra memaparkan rencana ambisius DPW Perindo Jakarta untuk memperluas program serupa ke seluruh wilayah Jakarta. Targetnya tidak main-main, inisiatif ini diharapkan dapat menjangkau hingga tingkat Rukun Warga (RW), memastikan bahwa dukungan terhadap UMKM dapat dirasakan secara merata dan meresap ke lapisan masyarakat paling bawah. Ekspansi ini mencerminkan komitmen Perindo untuk tidak hanya berfokus pada satu atau dua UMKM, melainkan membangun ekosistem pendukung yang kuat bagi ribuan pelaku usaha kecil di ibu kota. Dengan menjangkau hingga tingkat RW, Perindo berharap dapat mengidentifikasi lebih banyak potensi UMKM yang belum tergarap dan memberikan sentuhan pemberdayaan yang tepat sasaran.

Diversifikasi program juga menjadi fokus utama Perindo Jakarta. Selain sektor kuliner seperti Soto Mie Bogor Mang Ipul, partai ini juga akan menyasar UMKM di bidang sembako melalui program yang disebut "Warung Perindo". Program Warung Perindo ini dirancang untuk memperkuat rantai pasok kebutuhan pokok masyarakat, memastikan ketersediaan sembako dengan harga yang stabil dan terjangkau, sekaligus memberdayakan pedagang-pedagang kecil di lingkungan sekitar. Dengan adanya Warung Perindo, diharapkan masyarakat dapat dengan mudah mengakses kebutuhan sehari-hari, sementara para pelaku UMKM sembako mendapatkan pendampingan dalam manajemen stok, keuangan, dan pemasaran. Inisiatif ini juga berpotensi menciptakan kemitraan strategis dengan distributor lokal, sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan secara menyeluruh.

Tidak berhenti pada bantuan modal dan manajemen, Perindo Jakarta juga akan meluncurkan program pelatihan bisnis online bagi para pelaku usaha makanan ringan. Di era digital saat ini, kemampuan untuk memasarkan produk secara daring adalah sebuah keharusan. Banyak UMKM makanan ringan memiliki produk berkualitas tinggi namun terkendala dalam hal jangkauan pasar. Melalui pelatihan ini, Perindo akan membekali para pengusaha dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan, mulai dari cara membuat toko online di marketplace, strategi pemasaran di media sosial, hingga teknik fotografi produk yang menarik. Diharapkan, program ini akan membuka pintu bagi UMKM makanan ringan untuk menembus pasar yang lebih luas, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga nasional, bahkan internasional.

Selain itu, Perindo juga akan meluncurkan program beasiswa untuk mendukung angkatan kerja. Program ini merupakan bentuk investasi jangka panjang dalam sumber daya manusia, yang diyakini akan menjadi pilar penting bagi kemajuan ekonomi. Beasiswa akan diberikan kepada individu-individu berpotensi yang membutuhkan dukungan finansial untuk melanjutkan pendidikan atau mengikuti pelatihan kejuruan, khususnya di bidang-bidang yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini. Dengan meningkatkan kualitas angkatan kerja, Perindo berharap dapat mengurangi angka pengangguran dan menciptakan individu-individu yang siap berkontribusi pada pembangunan ekonomi, baik sebagai karyawan maupun sebagai wirausahawan baru. Ini adalah langkah proaktif untuk mengatasi kesenjangan keterampilan dan memastikan bahwa generasi muda memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Inisiatif ini merupakan langkah awal partai dalam merealisasikan target ambisius untuk memiliki satu UMKM binaan di setiap kecamatan di Jakarta Barat. Target ini bukan hanya angka, melainkan sebuah komitmen untuk menciptakan efek domino pemberdayaan. Dengan adanya satu UMKM binaan yang sukses di setiap kecamatan, diharapkan akan muncul inspirasi dan motivasi bagi UMKM lain untuk bergabung dalam program Perindo atau bahkan memulai usaha mereka sendiri. DPD Partai Perindo Jakarta Barat menyadari bahwa kunci keberhasilan program ini terletak pada pendampingan yang berkelanjutan dan adaptasi terhadap kebutuhan spesifik masing-masing UMKM. Mereka bertekad untuk tidak hanya memberikan bantuan awal, tetapi juga membangun hubungan jangka panjang dengan para pelaku UMKM, menjadi mitra strategis dalam setiap tahapan pertumbuhan usaha mereka.

Rintis Program Pemberdayaan UMKM, Perindo DKI: Kokohnya Ekonomi Rakyat Pasti Ekonomi Negara Baik

Program pemberdayaan UMKM yang digagas Partai Perindo Jakarta ini bukan sekadar janji politik, melainkan sebuah aksi nyata yang menunjukkan kepedulian mendalam terhadap kesejahteraan rakyat. Dengan fokus pada penguatan ekonomi kerakyatan, Perindo berupaya menciptakan masyarakat yang lebih mandiri, berdaya saing, dan pada akhirnya, berkontribusi pada kemajuan bangsa secara keseluruhan. Keberhasilan Soto Mie Bogor Mang Ipul akan menjadi tolok ukur awal dan pendorong semangat bagi Perindo untuk terus memperluas jangkauan programnya, memastikan bahwa setiap sudut Jakarta memiliki potensi ekonomi yang digali dan dikembangkan demi kemakmuran bersama. Ini adalah investasi pada masa depan, sebuah fondasi yang kuat untuk ekonomi Indonesia yang lebih tangguh dan berkeadilan.